Adm BK

30 Apr

Tugas-tugas perkembangan (TP) siswa Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah

1. Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Es.

2. Mempersiapkan diri , menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan sehat. 3. Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam perannya sebagai pria atau wanita.

4.Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan social yang lebih luas .

5. Mengenal kemampuan ,bakat, minat, serta arah kecenderungan karir dan apresiasi seni.

6. Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan / atau Mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan masyarakat.

7. Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri, secara emosional , social dan ekonomi.

8. Mengenal system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi , anggota masyarakat dan minat manusia.

SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING

A. Sub tugas perkembangan :Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME

B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memahami secara lebih luas dan mendalam kaidah-kaidah ajaran agama yang dianutnya 2. Memahami ajaran sosial menurut ajaran agama 3. Memahami kaidah –kaidah ajaran agama tentang belajar C. Jenis Layanan : Layanan informasi, orientasi dan pembelajaran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi,sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Macam-macam kaidah ajaran agama 2. Contoh hubungan sosial menurut ajaran agama 3. Contoh-contoh kegiatan belajar menurut ajaran agama G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan ( Apresiasi tentang lingkungan belajar yg baru ) 2. Inti : 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat memahami pengertian/arti dari agama, macam-macam agama dan kebebasan agama 2. Siswa dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar yg baru yang berbasis agama 3. Sisa dapat mengenali dan mempraktekan prilaku Islami di dalam maupun di luar sekolah J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab, penitaian diri L. Semester / Waktu : I / 2 jam ( 2x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK, OSIS, Kesiswaan O. Pihak yang diiukut sertakan : Panitia MOS P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mempersipakan diri menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan sehat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memahami perubahan fisik dan psikisnya yang terjadi pada diri sendiri 2. Memahami bahwa perubahan fisik dan psikis mempengaruhi hubungan sosial 3. Memahami pengaruh perkembangan fisik dan psikis terhadap kegiatan belajar C. Layanan : Layanan konseling perorangan, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial F. Rumus Kompetensi : 1. Perubahan pisik dan psikis remaja 2. Remaja yang sehat 3. Contoh-contoh pengaruh perubahan fisik dan psikis terhadap hubungan sosial 4. Contoh-contoh pengaruh perubahan fisik dan psikis terhadap kegiatan belajar G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : Siswa dapat menjalankan pola hidup bersih, bugar dan sehat baik untuk dirinya sensiri, lingkungan sekitar dan belajar J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab, observasi / visit L. Semester / Waktu : I / 5 jam ( 5x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : laiseg & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagi pria dan wanita B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memahami pola hubungan sosial dengan teman sebaya dalam peranannya sebagi pria dan wanita 2. Memahami peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria dan wanita 3. Memahami pengaruh teman sebaya dalam kegiatan belajar C. Layanan : Konseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Penjelasan tentang peranan sebagai pria dan wanita 2. Bermain peran sebagai pria dan wanita dalam kelompok sebaya 3. Contoh-contoh pengaruh hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar baik pengaruh positif laupun pengaruh negatif G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : Siswa mampu berkomunikasi melalui lisan dan tulisan dengan tepat dalam hubungannya dengan teman sebaya J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & Laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Memantapkan nilai dan cara berprilaku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memahami nilai dan cara-cara berprilaku pribadi dalam kehidupan di luar kelompok sebaya 2. Memahami nilai dan cara-cara prilaku sosial dalam kehidupan di luar kelompok sebaya C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pengentasan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Contoh-contoh nilai dan cara berprilaku dalam kehidupan yang lebih luas 2. Contoh-contoh nilai dan cara berprilaku sosial dalam kehidupan di luar kelompok sebaya 3. Contoh-contoh pengaruh nilai dan cara berprilaku dalam kehidupan yang lebih luas terhadap belajar G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : Siswa dapat memahami dan menjalankan hak dan kewajiban untuk berkarya dan memanfaatkan lingkungan secara bertanggungjawab J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecenderungan karir dan apresiasi seni B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memahami kemampuan bakat yang dimiliki 2. Mengenal aspek-aspek sosial terhadap kemampuan, bakat, minat 3. Memahami pengaruh positif kemampuan , bakat, minat, terhadap kegiatan belajar 4. Memahami pengaruh kemampuan, bakat, dan minat terhadap karir C. Layanan : Informasi, pembelajaran, penempatan dan penyaluran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Identifikasi arah apresiasi seni tanpa terlalu terikat pada kemampuan, bakat dan minat sendiri 2. Contoh-contoh aspek sosial berkaitan dengan kemampuan, bakat, dan minat 3. Contoh-contoh pengaruh apresiasi seni terhadap kegiatan belajar 4. Contoh-contoh pengaruh positif apresiasi seni terhadap kegiatan belajar 5. Identifikasi arah kecenderungan karir sendiri dengan kemampuan, bakat dan minat G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat berfifkir logis, kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menyelesaikan masalh 2. Menyenangi dan menghargai seni 3. Memiliki keterampilan mengalihkan agresivitas 4. Memiliki keterampilan merencanakan J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I /8 jam ( 8x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan bermasyarakat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memiliki kesadaran dan dorongan kuat untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang menjadi program sekolah 2. Memahami dan mewujudkan asepek sosial untuk mempelajari materi di MTs C. Layanan : Pembelajaran, penempatan dan penyaluran, konseling perorangan D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Motivasi diri semangat untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang menjadi program sekolah 2. Contoh-contoh aspek sosial yang dipelajari di MTs G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan karir J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 5 jam ( 5x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mengenal gambaran dan pengembangan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memiliki gambaran tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi 2. Memiliki gambaran tentang sikap yang seharusnya diambil dalam kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi 3. Memiliki kesadaran dan dorongan untuk melaksanakan sikap dasar dalam kehidupan mandiri, emosional, sosial dan ekonomi 4. Mewujudkan sikap dalam hubungan sosial berkenaan dengan kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi 5. Memahami pengaruh positif dari gambaran kehidupan mandiri secara emosional, dan ekonomi dalam kegiatran belajar 6. Mempu mewujudkan sikap dasar dalam pengembangan karir utnuk kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok, koseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Mengembangkan sikap hemat 2. Membiasakan menabung 3. Membiasakan bekerja keras 4. Membiasakan tidak pamrih G. Sasaran Layanan : VII ( tujuh ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan dalam kehidupan sehari-hari J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 KELAS VIII SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Meyakini kaidah-kaidah ajaran agama yang dianutnya 2. Praktek hubungan sosial berdasarkan ajaran agama 3. Mewujudkan kegiatan belajar sesuai dengan kaidah ajaran agama C. Jenis Layanan : Layanan informasi, orientasi dan pembelajaran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi,sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Manusia sebagai mahluk religius dan sosial 2. Manusia sebagai mahluk individu 3. Praktek hubungan sosial menurut ajaran agama 4. Praktek kegiatan belajar menurut ajaran agama G. Sasaran Layanan : VIII ( delapan ) H. Uraian Kegiatan : a. Pembukaan ( Apresiasi tentang lingkungan belajar yg baru ) b. Inti : c. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : a. Siswa dapat meyakini, memahami dan menjalankan ajaran agama yang di yakini dalam kehidupan b. Siswa dapat memiliki keterampilan mengalihkan identitas J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab, penitaian diri L. Semester / Waktu : I / 3 jam ( 3x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK, OSIS, Kesiswaan O. Pihak yang diiukut sertakan : Panitia MOS P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mempersiapkan diri menerima dan bersikao positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri untuk kehidupan yang sehat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Menerima perubahan fisik dan psikisnya yang terjadi pada diri sendiri 2. Memahami dan bersikap empati kepada orang lain yang sedang mengalami perubahan fisik dan psikisnya C. Layanan : Konseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Contoh-contoh penerimaan terhadap perubahan fisik dan psikis remaja 2. Pengembangan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif perubahan fisik terhadap hubungan sosial 3. Cara-cara mengatasi kesulitan yang terjadi akibat perubahan fisik dalam kegiatan belajar G. Sasaran Layanan : VIII( delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa mampu berkomunikasi melalui lisan dan tulisan dengan tepat dalam hubungannya dengan teman sebaya J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 5 jam (5 x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & Laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagi pria dan wanita B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Menerima peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria dan wanita 2. Mampu menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria dan wanita 3. Mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negativ dari hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar C. Layanan : Layanan konseling perorangan, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial F. Rumus Kompetensi : 1. Contoh-contoh penerimaan peran pribadi sebagi pria dan wanita dalam kelompok sebaya tanpa membedakan teman pria atau wanita pada posisi tertentu 2. Contoh pola hubunagn sosial dengan teman sebaya tanpa membedakan peran pria dan wanita pada posisi tertentu 3. Cara-cara dan praktek pengembangan pengaruh positif hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar G. Sasaran Layanan : VIII ( delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : Siswa dapat memiliki keterampilan pengalihan agresivitas R. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK S. Metode : Ceramah, tanya jawab, observasi / visit T. Semester / Waktu : I / 4 jam ( 4x pertemuan ) U. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah V. Penyelenggara Layanan : Guru BK W. Pihak yang diiukut sertakan : – X. Penilaian : laiseg & laijapan Y. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Memantapkan nilai dan cara berprilaku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Menjalankan nilai dan cara berprilaku pribadi dalam kehidupan diluar kelompok sebaya 2. Mampu menerapkan nilai dan cara berprilaku sosial di luar kelompok sebaya 3. Mewujudkan pengaruh positif dengan menghindari pengaruh negatif dalam hubungan kehidupan yang luas terhadap kegiatan belajar C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pengentasan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Praktek menerapkan nilai-nilai dan prilaku dalam kehidupan yang lebih luas 2. Praktek menerapkan nilai dan cara berprilaku sosial dalam kehidupan di luar kelompok sebaya 3. Contoh-contoh pengaruh nilai dan cara berprilaku dan pengaruh nilai dalam kehidupan yang lebih luas terhadap kegiatan belajar G. Sasaran Layanan : VIII ( Delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa mampu berkomunikasi melalui lisan dan tulisan dengan tepat 2. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air 3. Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menyelesaikan masalh 4. Memiliki keterampilan mengelola stress J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 4 jam ( 4x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecenderungan karir dan apresiasi seni B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memahami arah kecenderungan karir sesuai dengan minat dan bakat 2. Memahami aspek-aspek sosial dalam pengembangan karir 3. Memahami pengaruh-pengaruh positif, kecenderungan karir terhadap kegiatan belajar C. Layanan : Informasi, pembelajaran, penempatan dan penyaluran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Identifikasi kemampuan, bakat, minat, karir dan seni 2. Contoh aspek-aspek sosial berkaitan dangan pengembangan karir 3. Cara-cara penerapan pengembangan pengaruh positif kemampuan bakat dan minat sendiri terhadap kegiatan belajar 4. Identifikasi pengaruh kemampuan, bakat dan minat sendiri terhadap pemilihan karir G. Sasaran Layanan : VIII ( Delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat berfifkir logis, kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menyelesaikan masalah 2. Menyenangi dan menghargai seni 3. Memiliki keterampilan merencanakan J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan bermasyarakat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memiliki kesadaran dan dorongan untuk melanjutkan pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi 2. Memiliki kesadaran dan dorongan untuk mempersiapkan karir yang cocok bagi dirinya 3. Memahami dan mewujudkan aspek-aspek sosial dari upaya melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi 4. Memahami dan mewujudkan aspek-aspek sosial dalam mempersiapkan diri dan karir C. Layanan : Pembelajaran, penempatan dan penyaluran, konseling perorangan D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Memotivasi diri agar bersemangat untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang menjadi program sekolah 2. Mewujudkan penngembangan dan penguasaan aspek-aspek sosial melalui berbagai materi yang dipelajari di MTs 3. Mewujudkan pengembangan dan pemanfaatan aspek sosial dalam mempersiapkan karir G. Sasaran Layanan : VIII ( Delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan karir J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memiliki gambaran tentang sikap yang seharusnya diambil dalam kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan meteri 2. Mewujudkan sikap dalam hubungan sosial berkenaan dengan kehidupan mandiri secara emosional, sosial, ekonomi 3. Mampu mewujudkan pengaruh positif dari gambaran kehidupan mandiri secara emosional, sosial ekonomi dalam kegiatan belajar C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok, koseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Konsep dan contoh-contoh kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi 2. Contoh-contoh tentang sikap yang seharusnya diambil dalam kehidupan mandiri emosional, sosial, ekonomi 3. Cara-cara bersikap dalam hubungan sosial berkenaan dengan kehidupan secara sosial dan ekonomi G. Sasaran Layanan : VIII ( Delapan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan dalam kehidupan sehari-hari J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I /7 jam ( 7x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diikut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan YME B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Meyakini kaidah-kaidah ajaran agama yang dianutnya 2. Praktek hubungan sosial berdasarkan ajaran agama 3. Mewujudkan kegiatan belajar sesuai dengan kaidah ajaran agama C. Jenis Layanan : Layanan informasi, orientasi dan pembelajaran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi,sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Pokok-pokok ajaran agama 2. Implementasi pokok-pokok ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari 3. Implementasi pokok-pokok ajaran agama dalam kegiatan belajar G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan ( Apresiasi tentang lingkungan belajar yg baru ) 2. Inti : 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat meyakini, memahami dan menjalankan ajaran agama yang di yakini dalam kehidupan 2. Siswa dapat memiliki keterampilan mengalihkan identitas 3. Memiliki kepedulian terhadap lingkungannya baik sebagai mahluk individu maupun sebagai mahluk sosial J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab, penilaian diri L. Semester / Waktu : I / 3 jam ( 3x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK, OSIS, Kesiswaan O. Pihak yang diiukut sertakan : Panitia MOS P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mempersiapkan diri menerima dan bersikao positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri untuk kehidupan yang sehat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Menerima perubahan fisik dan psikisnya yang terjadi pada diri sendiri 2. Memahami dan bersikap empati kepada orang lain yang sedang mengalami perubahan fisik dan psikisnya C. Layanan : Konseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Contoh-contoh penerimaan terhadap perubahan fisik dan psikis remaja 2. Pengembangan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif perubahan fisik terhadap hubungan sosial 3. Cara-cara mengatasi kesulitan yang terjadi akibat rendah diri dalam pergaulan G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa mampu keterampilan mengelola stress J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & Laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagi pria dan wanita B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Menerima peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria dan wanita 2. Mampu menjalin hubungan sosial dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria dan wanita 3. Mewujudkan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif dalam hubungan teman sebaya C. Layanan : Layanan konseling perorangan, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial F. Rumus Kompetensi : 1. Pola-pola hubungan sosial teman sebaya dalam peran pribadinya sebagai pria dan wanita 2. Contoh-contoh pola hubugan teman sebaya pda pra dan wanita sebagai teman sebaya G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : Siswa dapat memiliki keterampilan dalam berhubungan teman sebaya yang sehat dan berdampak positif terhadap pengembangan diri sendiri J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab, observasi / visit L. Semester / Waktu : I / 5 jam ( 5x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas & lingk sekolah O. Penyelenggara Layanan : Guru BK P. Pihak yang diiukut sertakan : – Q. Penilaian : laiseg & laijapan R. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 i SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Memantapkan nilai dan cara berprilaku yang dapat diterima dalam kehidupan yang lebih luas B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Mampu menerapkan nilai dan cara berprilaku sosial di luar kelompok sebaya 2. Mewujudkan pengaruh positif dengan menghindari pengaruh negatif dalam kehidupan yang lebih luas terhadap belajar C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Pengentasan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Contoh-contoh tata krama bergaul di lingkungan masyarakat 2. Praktek tata cara bergaul dalam kehidupan sehari-hari 3. Cara-cara mengatasi kesulitan dalam pergaulan G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa mampu berkomunikasi melalui lisan dan tulisan dengan tepat dengan orang sekitarnya 2. Berpartisipasi dalam kehidupan sebagai cerminan rasa cinta dan bangga terhadap bangsa dan tanah air 3. Mampu menyelesaikan masalah secara arif dan bijaksana J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 7 jam ( 7x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengenal kemampuan, bakat, minat serta arah kecenderungan karir dan apresiasi seni B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memiliki sikap kritis dan kreatif 2. Memiliki sikap rasional dalam menghadapi berbagai persoalan pribadi, sosial, karir 3. Memiliki kemampuan membela hak pribadi 4. Memiliki kemampuan menilai diri sendiri dan orang lain dengan dilandasi mental berfikir positif, kreatif dan inovatif C. Layanan :Informasi, pembelajaran, penempatan dan penyaluran D. Fungsi Layanan : Pemahaman E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar F. Rumus Kompetensi : 1. Menciptakan kreatifitas dalam berfikir dan bertindak 2. Cara-cara membangun optimesme 3. Membangun kebiasaan berfikir positif 4. Cara-cara menyelesaikan konflik G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat berfifkir logis, kritis, kreatif dan inovatif serta mampu menyelesaikan masalah 2. Menyenangi dan menghargai seni 3. Memiliki keterampilan mengalihkan agresifitas 4. Mampu mampu membuat keputusan yang terbaik untuk pengembangan dirinya J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan :Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk mengikuti dan melanjutkan atau mempersiapkan karir serta berperan dalam kehidupan bermasyarakat B. Kompetensi tugas perkembangan : 1. Memiliki kesadaran dan dorongan untuk melanjutkan pelajaran pada tingkat yang lebih tinggi 2. Memiliki kesadaran dan dorongan untuk mempersiapkan karir yang cocok bagi dirinya 3. Memahami dan mewujudkan aspek-aspek sosial dari upaya melanjutkan pendidikan ke yang lebih tinggi 4. Memahami dan mewujudkan aspek-aspek sosial dalam mempersiapkan diri dan karir C. Layanan : Pembelajaran, penempatan dan penyaluran, konseling perorangan D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Meniti karir setelah MTs 2. Informasi sekolah menengah atas 3. Informasi sekolah menengah kejuruan 4. Informasi kursus-kursus keterampilan 5. Informasi PSB G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan karir J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 5 jam ( 5x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memiliki gambaran tentang sikap yang seharusnya diambil dalam kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan meteri 2. Mewujudkan sikap dalam hubungan sosial berkenaan dengan kehidupan mandiri secara emosional, sosial, ekonomi 3. Mampu mewujudkan pengaruh positif dari gambaran kehidupan mandiri secara emosional, sosial ekonomi dalam kegiatan belajar C. Layanan : Informasi, pembelajaran, bimbingan kelompok, koseling perseorangan, konseling kelompok D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial, belajar, karir F. Rumus Kompetensi : 1. Pentingnya bekerja tepat waktu 2. Pentingnya menyusun rencana tahapan 3. Langkah meraih sukses 4. Waraswasta, sebuah tantangan dan harapan G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keteampilan merencanakan dalam kehidupan sehari-hari J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 6 jam ( 6x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 SATUAN KEGIATAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING A. Sub tugas perkembangan : Mengenal system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara B. Kompetensi tugas Perkembangan : 1. Memiliki kesadaran akan perlunya sistem etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyarakat 2. Memiliki dorongan yang kuat berprilaku sesuai dengan system etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyarakat 3. Mewujudkan aspek-aspek sosial dalam system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara 4. Memahami pengaruh system etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara dalam kegiatan belajar 5. Mampu mewujudkan pengaruh system etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara dalam kegiaran belajar C. Layanan : Orientasi, pembelajaran, konseling perseorangan, informasi, bimbingan kelompok D. Fungsi Layanan : Perencanaan E. Bidang Bimbingan : Bimbingan Pribadi, sosial F. Rumus Kompetensi : 1. Konsep dan contoh system etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyarakat 2. Motivasi untuk berprilaku sesuai dengan system etika dan nilai bagi pedoman sebagai pribadi dan masyarakat 3. Cara-cara mewujudkan aspek-aspek sosial dalam system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara serta penerapannya antara lain : menjalankan norma masyarakat dan menjalankan kewajiban sebagai warga negara 4. Menghormati terhadap orang yang lebih tua dan menghargai yang lebih muda 5. Norma-norma tingkah laku selaku pribadi, anggota masyarakat dan sebagi warga negara G. Sasaran Layanan : IX ( Sembilan ) H. Uraian Kegiatan : 1. Pembukaan 2. Inti 3. Penutup : Tanya jawab, Kesimpulan ( kesan, pesan / saran ) I. Pengalaman Bimbingan : 1. Siswa dapat mempunyai keterampilan merencanakan dalam kehidupan sehari-hari J. Sumber Belajar : Buku sumber modul BK K. Metode : Ceramah, tanya jawab L. Semester / Waktu : I / 3 jam ( 3x pertemuan ) M. Tempat : Ruang kelas N. Penyelenggara Layanan : Guru BK O. Pihak yang diiukut sertakan : – P. Penilaian : Laiseg, laijapen & laijapan Q. Tindak Lanjut : reward & pembiasaan Mengetahui Kepala MTs Negeri Ciamis Guru Pembimbing Drs. Gunawan,M.Pd. Shilphy A Octavia,S.Pd. NIP. 196705011995031001 NIP. 197910042005122005 RANGKUMAN MATERI KELAS VII TP : 1 Ringkasan materi Kaidah ajaran agama 1. Kebebasan beragama Sesuai dengan pasal 29 ayat 2 UUD 1945 yang berbunyi “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan kepercayaannya”, ini merupakan pencerminan hak azasi pribadi dalam memilih, menentukan suatu agama sesuai dengan keyakinan masing-masing. 2. Pengertian agama Agama adalah satu sistem kepercayaan yang di dalamnya mengandung ajaran dan hubungan antara manusia dan penciptaNya 3. Macam-macam agama Di indonesia ada 6 agama yang diakui yaitu Islam, Kristen Protestan, Kristen Katolik, Budha, Hindu dan Konghucu. Dengan adanya pengesahan tersebut maka negara menjamin kebebasan untuk memeluk dan mengesahkan hari libur nasional untuk perayaan agama-agama tesebut. Contoh hubungan sosial menurut ajaran agama 1. Beribadah kepada tuhan yang maha esa contohnya sholat berjama’ah di mesjid 2. Merawat tempat ibadah contohnya meletakan alt-alat ibadah dengan baik dan benar 3. Mengembangkan ilmu agama yang dianutnya contohnya belajar di madrasah atau sekolah 4. Melatih kesabaran contohnya mau brangkat ke sekolah tahu-tahu hujan besar. Kemudian memaksakan berangkat dengan hujan-hujanan (menarima kenyataan hujan) itu bukanlah kesabaran melainkan nekad namanya. Namun bila berfikir kreatif maka ia kan mencari cara bagaimana supaya tidak kehujanan minimal buku tidak basah….barulah ini sabar namanya Contoh-contoh kegiatan belajar menurut ajaran agama 1. Sering berintrospeksi diri 2. Bergegaslah berwudlu jika dalam keadaan tidak fokus ketika belajar 3. Minum air putih, itu dapat membantu tekanan dalam belajar 4. Sering kontrol emosi 5. Menyalurkan emosi atau waktu luang kedalam hal yang positif misalnya kegiatan organisasi 6. Tuliskan hal-hal yang dapat menghambat belajar , sehingga akan nampak hal-hal yang harus dikerjakan dan tidak 7. Sering berdiskusi kelompok Belajar adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar agar dapat mnegetahui dan dapat melakukan sesuatu. Hal yang diperlukan untuk persiapan belajar di kelas adalah kesiapan siswa untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar, contohnya adalah sebagai berikut 1. Mengerjakan tugasa atau pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru 2. Mengulang bahan yang sudah disampaikan sebelumnya 3. Mempelajari dudlu bahan yang belum di jelaskan dan mencatat hal-hal yang akan di tanyakan 4. Menyiapkan alat tulis dan buku pelajaran sesuai jadwal 5. Mengusahakan tidur cukup 6. Sarapan terlebih dahulu sebelum datang ke sekolah TP : 2 Ringkasan materi Fakta perubahan fisik dan psikis remaja Periode remaja dibagi dalam 2 periode a. Periode pubertas : Periode dalam rentang perkembangan ketika anak-anak berubah dari mahluk seksual, masa pubertas adalah masa perkembangan dimana terjadi kematangan alat-alat seksual dan tercapainya kemampuan reproduksi Perubahan tubuh pada masa puber • Perbahan ukuran tubuh • Perubahan proporsi tubuh • Perubahan ciri-ciri seks primer • Perubahan ciri-ciri seks sekunder b. Periode remaja : Periode remaja adalah periode penghubung atau peralihan antara masa kanak-kanak dengan masa remaja NO BIDANG PERBEDAAN JENIS KELAMIN REMAJA PUTRA REMAJA PUTRI 1 tanda kelamin primer Terjadinya pultio, yakni keluarnya sperma yang pertama tanpa disadari dalam sensasi mimpi Terjadinya menarche, yaitu keluarnya darah menstruasi yang pertama karena proses kematangan sel telur yang tidak dibuahi 2 Tanda kelamin sekunder Terjadinya perubahan fisik yang meliputi tumbuhnya jakun, tumbuhnya rambut di beberapa tempat(jambang,jenggot, bulu ketiak dan kemaluan), kulit tampak berotot,dada semakin bidang, jalan semakin tegap, dan suara semakin besar Membesarnya kelenjar susu, tumbuhnya rambut di beberapa tempat (ketiak dan kemaluan), jalannya semakin melenggang, suara gadisnya semakin melengking 2 Tanda kelamin tersier Terjadi perubahan psikis seperti tertarik pada lawan jenis, aktif melindungi, memperhatikan , suka aktifitas yang menantang, aktif meniru hal yang dikagumi Terjadi perubahan psikis, yaitu tertarik pada lawan jenis, suka dilindungi dan diperhatikan, suka kegiatan dalam rumah, suka aktifitas yang berkaitan dengan keindahan, suka dikagumi Contoh-contoh pengaruh perubahan fisik dan psikis terhadap hubungan sosial Sikap menonjol pada remaja putra adalah sebagai berikut : • Sering canggung dan nampak kaku • Tingkahlakunya kasar dan tidak sopan • Kadang bersikap berandalan dan liar • Suka keluar rumah untuk olahraga, jalan-jalan, wisata, bersepeda atau lintas alam • Rasa harga diri yang semakin kuat • Suka bermulut besar dan menyombongkan diri Perubahan remaja putri adalah sebagai berikut • Sikap canggung • Sangat sensitif • Suka membantah • Tidak sabar menanti perubahan dan ingin secepatnya tampil seksi misalnya memakai kaos atau celana ketat • Bersikap ketus • Suka cerewet dalam menyingkapi sesuatu Contoh-contoh pengaruh perubahan fisik dan psikis terhadap kegiatan belajar secara positif • Mempersiapkan kesehatan dirinya misalnya berolahraga • Mempersiapkan potensi karir • Menanamkan nilai keagamaan • Aktif mengemukakan pendapat • Melibatkan diri dalam kegiatan sosial TP : 3 Ringkasan materi Peran pribadi dalam kelompok sebaya sebagai pria dan wanita Manusia menciptakan pria dan wanita yang memiliki persamaan dan perbedaan secara fisik dan psikis. Perbedaan fisik Laki-laki Perempuan • Tumbuh bulu • Mulai tampak jakun • Otot menguat • Suara membesar • Bahu dan dada membidang • Tumbuh bulu • Mulai nampak payudara • Kulit halus • Suara merdu/lembut • Pinggang berlekuk Perbedaan psikis Laki-laki Perempuan • Mulai memperhatikan diri sendiri • Mulai memperhatikan lawan jenis • Mulai mempunyai teman sekompok • Ingin diakui • kedewasaannya • Ingin lebih mandiri • Lebih sensitive • Ingin diperhatikan lawan jenis • Memerlukan waktu lama untuk berhias diri • Mulai mencoba alat kecantikan untuk keindahan dirinya • Ingin dimengerti perasaannya oleh semua orang Hubungan sosial dengan teman sebaya sebagai pria dan wanita Laki-laki Wanita • Aktif dalam permainan laki-laki dan olahraga • Memperlihatkan gambaran laki-laki ideal • Memiliki peran sebagai ayah yang mengedepankan logika dan penuh denga pertimbangan dan ketegasan dalam bertindak • Memperhatikan kesenangannya pada permainan perempuan • Memperhatikan gambaran sebagi seorang ibu • Mempunyai peran sebaia ibu dengan penuh perasaan dan kelembutan Pengaruh teman sebaya dalam belajar Remaja memiliki keinginan yang kuat untuk mengikuti dan menyesuaikan diri dengan lingkunga kelompoknya. Merekaakan menghindari segala sesuatu yang tidak sesuai dengan kelompoknya. Suasana belajar remaja sangat dipengaruhi oleh suasana kehidupan slsialnya terutama dangan teman sebaya, contohnya jika tidak diterima maka ia akan menurun semnaagt belajarnya, dan jika diterima maka akan emanagt dan mau melakukan apa yang dikehendaki kelompoknya. Gaya belajar adalah cara yang cenderung dipilih seseorang ikut menerima informasi dari lingkungan dan memproses informasi tersebut 4 langkah belajar efektif 1. Mulai dengan masa lalu 2. Teruskan masa sekarang 3. Pertimbangan proses, masalah utama 4. Buat pengulangan kembali Unsur-unsur belajar efektif dan efisien 1. Bangun alasan kuat kenapa haru belajar 2. Tumbuhkan minat terhadap pekerjaan 3. Tekun dan rajin hadir dikelas 4. Belajar kelompok secara teratur 5. Belajar dengan teratur dan terjadwal serta mempunyai target 6. Seraplah informasi besar sejak diri 7. Konsentrasilah pada suatu hal 8. Buatlah catatan secara rapih dan teratur 9. Mengulang pelajaran dan berlatih soal Belajar kelompok adalah belajar yang dilakukan oleh beberapa orang yang mempunyai tujuan yang sama dalam rangka mneyelesaikan tugas atau masalah yang berhubungan dengan belajar. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam pembentukkan kelompok belajar adalah 1. Tidak lebih dari 5 orang 2. Tingkat kemampuan anggota 3. Kebiasaan atau sifat khusus masing-masing anggota 4. Jarak atau tempat tinggal masing-masing anggota 5. Jenis kelamin Fungsi belajar kelompok 1. Meningkatkan pemahaman kepribadian seseorang 2. Belajar menghargai pendapat orang lain 3. Melatih mengemukakan pendapat di depan umum 4. Melatih keberanian tuk bertanya 5. Menambah wawasan tentang pengetahuan 6. Membantu memecahkan masalah 7. Meningkatkan sikap kebersamaan dan toleransi Tp : 4 Ringkasan materi Nilai dan cara berprilaku dalam kehidupan yang lebih luas Tata krama adalah satu bentuk pedoman yang sifatnya mengikat perilaku seseorang terhadap orang lain yang mengutamakan dasar kesopanan dan kesusilaan Dasar-dasar tatakrama • Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja • Memberi perhatian kepada orang lain • Berusaha untuk menjaga orang lain • Bersikap ingin membantu • Memiliki rasa toleransi yang tinggi • Dapat mengasai diri/mengendalikan emosi Manfaat tata krama adalah sebagai berikut : • Membuat kita menjadi disegani dan dihormati • Mempermudah hubungan kita dengan orang lain • Memberikan keyakinan diri dalam setiap situasi • Membuat kita PD • Melatih kesabaran Nilai dan cara berprilaku sosial dalam kehidupan di luar kelompok sebaya Tanggungjawab sebagai anggota keluarga • Membantu pekerjaan orang tua di rumah • Belajar di rumah • Menjaga nama baik keluarga Tanggungjawab sebagai warga sekolah • Belajar dengan tekun • Melaksanakan tata tertib dengan disiplin • Mengikuti kegiatan sekolah • Menjaga keamanan dan ketertiban sekolah • Menjaga nama baik sekolah Tanggungjawab sebagai warga masyarakat • Bersikap sesuai norma masyarakat • Berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat • Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Pengaruh nilai dan cara berprilaku dalam kehidupan yang lebih luas terhadap belajar Aspek-aspek yang terkait belajar 1. Pengertian belajar Belajar adalah setiap perubahan yang relatif menentap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil latihan dan pengalaman. Berdasarkan pengertian tersebut dapat diambil penjelasan • Perubahan akibat belajar dapat terjadi dalam bentuk prilaku, dari ranah kognitif, afektif dan atau psikomotorik, tidak hanya terbatas pada pengetahuan • Sifat perubahan relatif permanen, tidak akan kembali kepada keadaan semula • Perubahan tidak harus langsung mengikuti pengalaman belajar • Perubahan terjadi akibat adanya suatu pengalaman dan latihan • Perubahan akan lebih mudah terjadi apabila disertai penguat, berupa ganjaran yang di terima 2. Sumber belajar : Mencatat, mendengarkan, pengalaman, dll 3. Tujuan belajar : Memperoleh pengetahuan yang baru berupa ilmu pengetahuan, keterampilan, berupa sikap yang baik, yang berguna bagi dirinya sendiri, orang tua, masyarakat dan negara Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar 1. Faktor intern • Keadaan fisik • Keadaan psikis 2. Faktor ekstern TP : 5 Ringkasan materi Konsep dan kemampuan, bakat, minat, karir dan apresasi seni Setiap manusia lahir ke dunia membawa bakat dan minatnya sendiri-sendiri, satu dengan yang lainnya berbeda 1. Pengembangan bakat • Aktifitas rutin • Aktifitas yang mengarah ke kompetensi • Menanamkan bakat anak 2. Minat adalah kecenderungan seseorang untuk tertarik pada suatu hal, sehingga biasanya membuat seseorang senang melakukan atau mengamatinya 3. Perbedaan bakat dan minat Bakat : minat sejak lahir Minat : Dapat di bentuk atau dimunculkan 4. Hubungan bakat,minat dan karir Keberhasilan seseorang didukung oleh bakat dan minat yang tinggi, ditunjang oleh motivasi yang kuat, dan lingkungan yang mendukung sehingga mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, dan memudahkan pengembangan karirnya Identifikasi arah apresiasi seni Minat seni adalah kecenderungan seseorang untuk menyenangi, mampelajari dan menguasai bidang seni tertentu sebagai pengaruh dari keinginan atau dorongan serta kondisi fisik dan lingkungan. Misalnya anak yang ibunya penari mengikuti gaya ibunya menari sejak kecil, akhirnya tertarik, ibunya memberikan dorongan fasilitas untuk anaknya belajar menari sampai akhirnya si anak sukses sebagai penari profesional Aspek sosial berkaitan dengan kemampuan, bakat, minat Kemampuan, bakat dan minat dapat dipengaruhi pengaruh sosial sebagai berikut : • Pengaruh lingkungan • Kebiasaan hidup sehari-hari • Munculnya hal-hal baru • Mengharapkan sesuatu • Adanya motivasi dan dorongan • Adanya bakat • Motivasi yang kuat • Adanya unsur subyektif • Perubahan status kehidupan Pengaruh positif kemampuan, bakat, minat sendiri terhadap belajar Sifat diri ada dua macam yaitu sifat diri yang positif dan sifat diri yang negatif. Sifat diri positif adalah kebiasaan yang baik, contoh hemat, terbuka, priang dll. Sedangkan yang negatif contoh pemarah , usil dll. Kita harus memahami sifat kita, baik yang positif maupun yang negatif. Sifat yang positif sebaiknya di kembangkan supaya lebih di manfaatkan. Sedangkan yang negatif harus diperbaiki atau diperkecil resikonya sehingga tidak merugikan dalam proses belajar. No Sifat yang ada pada diri saya Penilaian diri sendiri Penilaian teman Rencana ke depan 1. Positif – – 2. Negatif – – Pengaruh positif apresiasi seni terhadap kegiatan belajar No Jenis kesenian Pretasi belajar Kesenangan Alasan Rencana ke depan Bagus Cukup Kurang Senang Kurang senang Tidak 1. Identifikasi arah kecenderungan karir sendiri-sendiri dengan kemampuan, bakat, minat Keberhasilan seseorang, didukung oleh bakat dan minat yang tinggi, di tunjang oleh motivasi yang kuat, dan lingkungan yang mendukung sehingga mampu mengembangkan potensi yang dimiliki, dan memudahkan pengembangan karirnya. TP : 6 Ringkasan materi Motivasi diri semangat untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang menjadi program sekolah Pekerjaan adalah aktiivitas manusia dalam menunaikan tugas-tugasnya sebagai mahluk sosial dan mahluk berbudaya Pekerjaan-pekerjaan yang menjadi tugas siswa baik di sekolah maupun di rumah antara lain: menyapu lantai, mencuci piring, belajar, belanja, mengepel, mencuci pakain, mengasuh adik dll. Kita tidak bolah meremehkan profesi apapun, kita harus menghargai dan menghormati mereka. Coba tuliskan tugasmu di rumah, sekolah No Di rumah Di sekolah Di masyarakat Aspek sosial berbagai materi yang dipelajari di MTs Materi yang di dapatkan di MTs dapat mendorong karir. Karir dapat diartiakn proses pencapaian kedudukan dalam menempuh suatu jabatan tertentu. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita dapat mengembangkan karir sesuai dengan potensi atau bakat yang dimiliki, yaitu mengenal diri sendiri, mengenal tujuan yang ingin di capai dan mengetahui langkah-langkah untuk mencapai tujuan atau cita-cita tersebut. 1. Mengenal diri sendiri a. Siapa saya? b. Apa kellemahan saya (fisik dan psikis) c. Apa minat saya d. Apa kebutuhan saya e. Bagaimana kemampuan ekonomi saya 2. Tujuan yang ingin di capai a. SMU/MA/SMK pilihan ke 1? b. SMU/MA/SMK pilihan ke 2? 3. Langkah-langkah yang dilakukan untuk mencapai tujuan TP : 7 Ringkasan materi Mengembangkan sikap hemat Beberapa langkah yang ditempuh agar tidak boros • Usahakan tidak membawa semua uang yang kita miliki, coba kamu berikan alasannya menurut pendapatmu • Membuat target atau alokasi belanja untuk waktu tertentu • Sebelum pergi belanja sebaiknya merinci dengan detail barang yang akan kita beli • Dekat dengan ibu, karna kita perlu belajar dari ibu bagaimana cara mengatur keuangan • Pintar-pintarlah menawar • Meminta teman atau sahabat untuk mengingatkan bila penyakit borosmu datang Membiasakan menabung Buatlah rekening tabungan jika memungkinkan. Saldo sisa (jika ada) pengeluaran dapat kalian tabungkan walau hanya beberapa ribu saja, itu dapat menjadi keuntungan yang sangat bagus di kemudian hari. Berikut contohnya No Uraian Debet Kredit Saldo Keterangan 1 Dapat uang dari ibu 50.000 2 Beli buku 10.000 3 Transport 35.000 5000 Sisa saldo untuk menabung di tabungan pelajar (di kantor pos) Membiasakan bekerja keras Membiasakan bekerja keras dengan cara beberapa hal • Menambah pengetahuan, kemampuan dan perubahan sikap tingkahlaku ke arah yang positif • Mempunyai tujuan belajar • Mempunyai rencana ke depan Membiasakan tidak pamrih Membiasakan tidak pamrih atau meminta imbalan jasa atas apa yang kita perbuat terhadap orang lain. Serta disertai dengan sikap sebagai berikut : • Bersikap sopan, ramah dan selalu menunjukkan sikap yang menyenangkan dan bersahabat dengan orang lain • Bisa menguasai diri sendiri dan berusaha tidak menyinggung, mengganggu, dan menyakiti perasaan dan fikiran orang lain • Selalu berusaha tidak mngecewakan, atau membuat marah orang lain walaupun diri sendiri dalam keadaan sedih RANGKUMAN MATERI KELAS VIII TP : 1 Ringkasan materi Pokok-pokok ajaran agama yang dianutnya Manusia adalah mahluk ciptaan Tuhan YME yang diberikan berbagai kelebihan. Kelebihannnya antara lain akal dan hati agar tercapainya hubungan keselarasan. Sebagai wujud syukur manusia terhadap Sang Pengcipta, manusia harus punya keyakinan dan kepercayaan yang disebut agama. Manusia mahluk religius dan mahluk sosial yang selalu berkomunikasi dan berhubungan dengan manusia lainnya. Dalam keseharian antara manusia satu dengan yang lainnya seringkali berbenturan. Misalnya beda pendapat, berbeda keyakinan, dan berbeda kepercayaan. Manusia juga mahluk individu yang mempunyai keinginan dan kepentingan pribadi. Sebagai mahluk individu manusia kadang memunculkan egonya, ia mempunyai kepentingan dan keinginan pribadi yang kadang-kadang bertentangan dengan kebutuhan dan keinginan manusia yang lain . Disinilah peran manusia sebagai mahluk sosial dimana kepentingan orang banyak harus di dahulukan dari pada kepentingan pribadi. Agar tidak terjadi berbenturan di masyarakat, manusia juga harus berlandaskan dan berdasarkan kepada ajaran agama masing-masing. Setiap agama mengajarkan kebaikan, tidak ada mengajarkan kejelekkan dan kejahatan. Jika ada manusia berbuat kejahatan, adalah orangnya sendiri. Praktek hubungan sosial menurut jaran agama Dalam memperaktekkan hubungan sosial menurut ajaran agama diperlukan ha-hal sebagai berikut : • Tepat janji : Bertanngungjawab atas apa yang diucapkan, selalu menepati janji • Amanah :Dapat di percaya • Bijaksana :Mengedepankan pemikiran yang matang dan tidak merugikan siapapun • Lugas : Sikap dan prilaku menunjukan apa adanya, tidak di buat-buat • Sabar : Tenang dalam menghadapi apapun • Rajin :Suka bekerja keras • Ulet : tidak mudah putus asa • Kehati-hatian : cermat dan teliti • Berfikir jauh ke depan : Selalu berfikir jangka panjang untuk menyongsong hari esok lebih baik Praktek kegiatan belajar menurut ajaran agama Praktek kegiatan belajar menurut ajaran agama conothnya adalah • Tidak menyontek waktu ulangan • Berkata jujur ketika membela teman • Mengenbalikan barang yang bukan milik kita kepada pemiliknya • Dll TP : 2 Ringkasan materi Penerimaan terhadap perubahann fisik dan psikis remaja Menerima apapun kelebihan dan kekurangan diri yang dimiliki merupakan hal yang paling bijak agar kepercayaan diri tetap eksis dan dapat tampil secara wajar dalam penesuaian diri dengan lingkungan. Berikut adalah cara membangun kepercayaan diri • Optimis : selalu memiliki harapan yang positif menghadapi segala hal • Ambisi yang tepat : dorongan untuk mencapai sukses • Tidak egois : Tidak selalu berorientasi pada diri sendiri • Toleran : punya sikap, menghargai pendirian yang berbeda atau bertentangan dengan pendiriannya sendiri • Tidak berlebihan : mampu menampilkan dirinya secara wajar dan apa adanya tanpa rasa malu Ada 5 hal yang diarankan bagi orang tua untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak sejak dini • Jangan pelit pujian • Sesekali berilah hadiah • Biarkan anak memilih, contohnya warna baju yang diinginkan • Latihlah anak untuk memecahkan masalah • Bantu anak dalam menetapkan tujuan Pengembangan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif perubahan fisik terhadap sosial Dalam hal sosial dapat dilakukan dengan : • Mengikuti kegiatan keterampilan tertentu contohnya olehraga,menjahit dll • Menyadari bahwa perubahan fisik yang terjadi merupakan hal yang normal • Mengikuti kegiatan eksul • Mengadakan kegiatan di lingkungan tempat tinggal sesuai dengan minat • Mengikuti event atau kegiatan sebagai ajang apresiasi remaja contoh lomba menulis, fasion show, outbound • Mempunyai teman curhat yang dapat dipercaya dalam hal memecahkan masalah Cara mengatasi kesulitan yang terjadi akibat perubahan fisik dan psikis terhadap kegiatan belajar Modal utama untuk belajar adalah motivasi yang kuat. Motivasi ibarat kunci pembuka, jika kita sudah mempunya motivasi dan semangat, segala hambatan dan rintangan yang menghalangi kita untuk belajar akan menghilang. Hambatan diri adalah penghambat atau hal-hal yang dapat mempersulit diri sendiri Faktor-faktor hambatan diri adalah 1. Faktor pribadi 2. Faktor lingkungan Macam-macam hambatan 1. Berupa faktor fisik 2. Berupa faktor psikis 3. Dari dalam diri sendiri 4. Hambatan dari luar • Dari keluarga • Dari masyarakat atau teman 5. Pengaruh media masa dan hiburan Cara-cara mengatasi hambatan diri 1. Pemahaman diri a. Bagaimana sifat diri kita? b. Apa bakat/potensi kita? c. Cita-cita/gaya hidup yang diinginkan? d. Seberapa jauh minat terhadap masa depan? 2. Pemahaman lingkungan a. Bagaimana keadaan lingkungan sosial kita? b. Apa yang terjadi dengan pergaulan dengan teman sebaya? c. Kondisi sosial keluarga? Contoh : a. Pemahaman diri, jika kita termasuk yang penakut maka perlu belajar pada orang yang pemberani, jika kita hidup glamor maka kita harus berkaca kepada kehidupan orang yang sederhana b. Pemahaman lingkungan, contohnya ada teman sekelas kita ketika istirahat selalu menyendiri, tidak ada teman yang menemani, teman semejanya pun kurang berkomunikasi dan itu terjadi hampir setiap hari. Ada apa sebenarnya? Maka ternyata dia adalah termasuk anak yang sulit bergaul, kurang bisa beradaptasi dengan lingkunganan sifatnya egois. Cara memotivasi semangat belajar 1. Berfikir positif 2. Berusaha lebih tekun belajar 3. Meniru contoh keberhasilan orang lain 4. Belajar sendiri 5. Belajar dari berbagai sumber 6. Menambah pelajaran dengan les TP : 3 Ringkasan materi Contoh-contoh penerimaan peran pribadi sebagai pria atau wanita dalam kelompok sebaya tanpa membedakan teman pria atau wanita pada posisi tertentu Dalam masyarakat yang sedang berkembang kenyataan ini tak dapat dielakkan dan situasi ini sangatlah bernilai tinggi bagi remaja terutama dalam pertumbuhannya ke arah kematangan pribadi . Dalam kelompok sebaya anak mendapat pengalaman-pengalaman yang perlu untuk memenuhi tugas perkembangannya, termasuk tugas perkembangan sebagai pria dan wanita Kelompok sebaya makin lama makin penting setelah anak memasuki masa remaja. Kelompok sebaya pada masa kanak-kanak hanya merupakan pelengkap kehidupan bermain di rumah dan di sekolah. Namun pada masa remaja merupakan suatu kumpulan yang sangat penting dan menuntut kesetiaan dari anggotanya. Dalam kenyataannya kadang-kadang terjadi pertentangan antara kelompok remaja di satu pihak dengan kelompok orang dewasa di pihak lain. Manfaat kelompok teman sebaya dalam membantu perkembangan kepribadian • Kehidupan kelompok memberi rasa aman • Kehidupan kelompok memberi hiburan yang menyenangkan • Memberikan pengalaman dalam pergaulan yang lebih luas dengan orang lain • Membantu remaja mengembangkan sikap toleran dan aling memahami • Memberikan kesempatan untuk memperoleh keterampilan-keterampilan sosial • Banyak memberikan kesempatan untuk dapat menilai orang lain • Memberikan pola-pola dan standar prilaku remaja • Memberikan kesempatan mencapai kesetiaan terhadap kelompok Contoh pola hubungan sosial dengan teman sebaya tanpa membedakan peran pria da wanita pada posisi tertentu Setiap manusia pasti mengalami perubahan-perubahan dalam aspek fisik, psikis, dan sosial yang terjadi sepanjang hidup sejak konsepsi sampai kematian. Pada laki-laki perubahan yang terjadi adalah 1. Mulai tumbuh rambut sekunder misalnya di kumis 2. Perubahan pada suara 3. Tumbuh jakun Pada wanita perubahan yang terjadi adalah 1. Mulai berfungsinya alat reproduksi 2. Terjadinya menarche (haid) Keadaan ini tidak bisa dihindari, dan menunjukan jati diri identitas sebagai wanita atau pria. Tugas yang dikerjakan di sekolah (yang cocok) 1. Piket kelas Anak putri • Menyapu lantai • Mengambil kapur • Memanggil guru • Mencatat • Mengabsen • Memperindah ruangan kelas Anak putra • Mengepel lantai • Membawa buku tugas/buku LKS/buku pelajaran • Menjaga ketertiban dan keamanan kelas 2. Petugas upacara • Anak putri membawa bendera atau reg koor • Anak putra/putri mengibarkan bendera atau komandan upacara Ciri-ciri anak yang mencapai peranan sosial sebagai pria secara memadai/ tinggi • Fisiknya yang matang • Senang kepada kawan perempuan • Menyenangi kegiatan-kegiatan yang anggotanya terdiri dari laki-laki dan perempuan • Sewaktu-waktu mengadakan perempuan dengan kawan gadisnya • Mempunyai ideal atau bayangan sebagai laki-laki yang kuat • Aktif dalam kegiatan oleharaga • Menyenangi pekerjaan laki-laki dan senantiasa mencari pengalaman dalam kerja Cara-cara dan peraktek pengembangan pengaruh positif hubungan teman sebaya terhadap kegiatan belajar Remaja awal telah memiliki pemikiran logis dimana seringkali menghadapi kebingungan antara pemikiran diri dan pemikiran orang lain. Menghadapi keadaan ini perkembangan pada remaja sikap egosentrisme, yang berupa pemikiran-pemikiran subyektif dirinya tentang masalah-masalah sosial yang dihadapi dalam masyarakat atau kehidupan pada umumnya. Perkembangan pola pikir sikap peduli remaja sebagai berikut : • Diawali dengan kecenderunagn keinginan menyendiri dan bergaul dengan orang bangak tetapi bersifat temporer • Adanya kecenderungan yang kuat pada kelompok sebaya diserta semangat komformis yang tinggi • Adanya pertentangan antara keinginan bebas dan dominasi pengaruh orang tua dengan kebutuhan bimbingan dan bantuan orang tua • Dengan sikapnya dan cara pemikirannya yang kritis mulai menguji kaidah-kaidah atau sistem nilai etis dengan kenyataannya dalam prilaku sehari-hari oleh para pendukungnya/orang dewasa • Mengidentifikasikan dirinya dengan tokoh-tokoh moralitas yang dipandang tepat untuk diidolakan. Kelompok sebaya mempunyai pengaruh yang besar bagi siswa dalam hubungan dengan kawan-kawan sekelasnya. Hubungan baik antara satu dengan yang laninnya di dalam kelas, akan berpengaruh baik terhdap suasana belajar. Demikian pula sebaliknya, jika hubungan satu dengan yang lain buruk akan berpengaruh buruk pada suasana belajar di kelas. Suasana kelompokakan berpengaruh besar dalam belajar. Oleh karena itu pembentukkan kelompok belajar hendaknya memperhatikan kehidupan kelompok sebaya dalam kelas. Pembentukkan kelompok hendaknya memperhatikan hubungan diantara siswa dalam kelas. Kelompok sebaya dapat digunakan sebagai sarana pemecahan masalah. Suatu masalah akan lebih efektif bila dipecehkan dalam kelompok daripada dipecahkan sendiri. TP : 4 Ringkasan materi Peraktek menerapkan nilai dan prilaku dalam kehidupan yang lebih luas Antara manusia yang satu dengan yang lain terdapat pandangan atau pendapat yang berbeda. Meskipun setiap manusia berbeda-beda,tetapi mempunyai rasa ketergantungan antara satu dengan yang lainnya. Disinilah munculnya nilai –nilai kehidupan atau norma kehidupan yang kita ketahui akan semakin bermanfaat bagi kita untuk menentukan sikap. Norma adalah suatu petunjuk hidup yang berisi larangan dan perintah Macam-macam norma 1. Norma agama 2. Norma susila 3. Norma kesopanan 4. Norma kebiasaan 5. Norma hukum Fungsi norma 1. Merupakan faktor prilaku dalam kelompok tertentu 2. Merupakan aturan, pedoman atau petunjuk 3. Pengendali dalam hidup bermasyarakat Cara mengendalikan perasaan marah pada remaja • Bersikap pemaaf • Berfikir positif • Rendah hati dan toleransi • Senantiasa mengingat akan akibat buruk dari permusuhan • Meningkatkan keimanan Cara mengatasi rasa takut • Persiapkan mental untuk menghadapi situasi tertentu • Pelajari dan persiapkan sebaik-baiknya untuk menghadpai suasana tertentu contohnya jika akan ulangan • Pupuk dan binalah rasa percaya diri • Hadapi dan kerjakan apa yang ananda takuti Praktek mengenalkan nilai dan cara berprilaku sosial dalam kehidupan di luar kelompok sebaya Dalam hubungan sosial masa remaja, sifat pemalu adalah sifat yang manyak melekat dalam kehidupan sehari-hari. Berikut adalah cara mengatasi perasaan malu • Temukan sebab-sebab rasa malu itu timbul, dan bagaimana cara mempengaruhinya contohnya takut berada dalm keramaian, maka upayanya adalah berusaha sedikit demi sedikit mau berada di tengah keramaian • Jika malu dan gugup, maka kendorkanlah otot-otot sarap dengan cara mengambil nafas dalam—dalam kemudian di lemaskan • Hilangkan kekawatiran bahwa orang lain mencela kita • Bersikaplah wajar, jangan canggung • Kendalikan desakan bahwa setiap orang yang anda jumpai itu suka dan tertarik pada anda • Kendalikan perasaan anda untuk mengharapkan simpati dari orang alin dan jangan terus menerus memperlakukan teman sebagai tempat menumpahkan segala penderitaan ananda Jawab pertanyaan di bawah ini 1. Hal-hal yang membuat saya bergaul dengan orang lain apa? 2. Ceritakan peristiwa yang membuatmu malu saat bergaul dengan orang lain? 3. Bagaimana kebiasaanmu dalam mengatasi rasa malu Membiasakan mencegah penyalahgunaan narkoba • Membenahi diri dan menjaga pergaulan positif dengan lingkungan keluarga dan teman-teman • Tetap waspada • Berani menolak Contoh-contoh pengaruh nilai dan cara berprilaku dan pengaruh nilai dalam kehidupan yang lebih luas terhadap kegiatan belajar Manusia adalah mahluk sosial dan mahluk individu. Sebagai mahluk sosial maka manusia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi Manfaat berteman/bersosialisasi adalah • Dapat belajar bersama • Dapat berbagi rasa • Mempunyai teman untuk bermain/bergaul Macam-macam pengaruh dalam bergaul 1. Pengaruh negatif • Membolos • Merokok • Menggunakan uang sekolah untuk bermain • Minum-minuman keras • Mencoba narkoba • Mencuri • Memalak • Berkelahi • Mengadu domba • Tawuran • Melawan guru • Membuka situs porno • Begadang dll 2. Pengaruh positif • Mengajak kegiatan positif • Memberi motivasi untuk meningkatkan prestasi • Jika bersalah mau mengungkapkan secara objektif • Ada teman berbagi dalam susah dan senang Akibat pergaulan, remaja dapat terjerumus dalam pegaulan yang buruk seperti merokok,minum minuman keras, penyalahgunaan obat/narkoba, terlibat tawuran dll. Olah karena itu hendaknya remaja berhati-hati dalam memilih teman dan pergaulan. Contoh barang yang disebut narkoba antara lain : 1. Heroin 2. Ganja 3. Hoksis 4. Ekstasi 5. Shabu-shabu 6. Nipam 7. Rakipnol 8. Minuman memabukka 9. Hipnoni dll Pencegahan narkoba 1. Mendekatkan diri kapada Tuhan YME 2. Luangkan waktu untuk memberikan perhatian dalm keluarga 3. Tetap waspada : ikuti berita-berita tentang narkoba di media masa 4. Berani menolak terhadap narkoba TP : 5 Ringkasan materi Identifikasi kemampuan, bakat, minat , karir dan seni Minat : Kecenderungan seseorang untuk memilih pada suatu hal, sehingga biasanya membuat seseorang senang melakukannya Bakat : Kemampuan dasar yang dimiliki oleh setiap orang sejak lahir Hubungan bakat dan minat : Seseorang yang mempunyai bakat dan dia memiliki minat untuk mengembangkan bakatnya, maka hasilnya akan di capai prestasi yang baik, Apalagi ditunjang oleh faktor intern dan ekstern yang ada di sekitarnya. Pengaruh potitif dari dalam • Mempunyai motivasi yang kuat untuk mempelajari sesuatu • Ingin mendapatkan perubahan melalui belajar sesuatu sesuai bakat dan minatnya • Ingin mewujudkan cita-cita Pengaruh positif dari keluarga • Keluarga memberi contoh yang baik • Memperhatikan jam belajarnya • Memberikan sarana untuk belajar Pengaruh positif dari mayarakat • Kesadaran masyarakat akan pentingnya belajar • Tidak melakukan hal yang mengganggu pelajaran • Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan YME Contoh-contoh aspek sosial berkaitan dengan pengembangan karir Apabila keluarga khususnya orang tua bersifat merangsang, mendorong dan membimbing terhadpat aktifitas siswa maka siswa akan mempunyai keyakinan atau pandangan tentang cita-cita ke depan secara positif Maka dari itu perlu dukungan pula dari hal-hal sebagai berikut • Pergaulan yang positif • Lingkungan masyarakat yang mendukung Cara-cara penerapan perkembangan pengaruh positif kemampuan bakat dan minat sendiri terhadap kegiatan belajar Faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan belajar 1. Dari dalam diri • Kecerdasan • Bahak • Minat dan perhatian • Motivasi • Kesehatan jasmani • Cara belajar 2. Dari luar diri siswa • Lingkungan alam • Lingkungan keluarga • Lingkungan masyarakat • Peralatan belajar • Sekolah Contoh pengembangan keterampilan belajar adalah sebai berikut : 1. Membuat ringkasan Dengan membat ringkasan siswa akan memiliki hal berikut : • Catatan praktis yang berisi rangkuman hal-hal penting dari satu materi • Nilai lebih karna dibuat dengan jalan fikiran kita sendiri • Gaya tulisan yang dibuat berdasarkan alur fikiran yang mudah dipahami • Tulislah hal-hal penting saja dalam ringkasan • Sebisa mungkin menggunakan kata-kata sendiri dengan warna berbeda untuk setiap bahasan • Ringkasan sebaiknya dibuat berdasarkan poin-poin penting • Membuat ringkasan yang membedakan materi utama dan sub materi 2. Mengulang palajaran Mengulang kembali pelajaran berarti mempelajari kembali di rumah materi yang baru diajarkan di kelas karna mempelajari suatu hal lebih dari satu memberi hasil yang lebih baik Identifikasi dan penerapan apresiasi seni terhadap kegiatan belajar Masyarakat tidak dapat dipisahkan dengan seni apalagi di zaman modern ini kebanyakan anggota masyarakat membutuhkan kepuasan batin melalui kasil karya seni.Berikut ini adalah kiat-kiat menampilkan seni di depan panggung 1. Lakukan perencanaan dan persiapan sebaik mungkin seperti berikut • Melakukan survei pada tempat yang akan digunakan • Cheking peralatan 2. Hilangkan rasa takut dan ragu 3. Lakukan negosiasi dengan masyarakat dan tuan rumah 4. Tumbuhkan rasa percaya diri 5. Berdoalah sebelum tampil 6. Tampil dengan all out, keluarkan kemampuan yang ada Identifikasi pengaruh kemampuan, bakat dan minat sendiri terhadap pilihan karir Cobalah ananada identifikasi kemampuan bakat, minat dan kepribadian ananda atau hal-hal lain yang menjadi potensi belajar dan kendala belajar anda Aspek Rendah sekali Rendah Sedang Tinggi Tinggi sekali Kemampuan realitas Kemampuan bahasa Kemampuan verbal Daya ingat Kemampuan hitung praktis Seni suara Seni lukis Seni tari Dll TP : 6 Ringkasan materi Memotifasi diri agar bersemangat untuk menguasai pengetahuan dan keterampilan yang menjadi program sekolah Manusia adalah mahluk sosial dan mahluk individu. Sebagai mahluk sosial maka manusia membutuhkan manusia lain untuk bersosialisasi. Salah satu motivasi dalam menguasi pengetahuan dan keterampilan adanya berteman/bersosialisasi. Karna teman itu sangatlah penting dalam hal motivasi Manfaat berteman/bersosialisasi adalah • Dapat belajar bersama • Dapat berbagi rasa • Mempunyai teman untuk bermain/bergaul Macam-macam pengaruh dalam bergaul 1. Pengaruh negatif • Membolos • Merokok • Menggunakan uang sekolah untuk bermain • Minum-minuman keras • Mencoba narkoba • Mencuri • Memalak • Berkelahi • Mengadu domba • Tawuran • Melawan guru • Membuka situs porno • Begadang dll 3. Pengaruh positif • Mengajak kegiatan positif • Memberi motivasi untuk meningkatkan prestasi • Jika bersalah mau mengungkapkan secara objektif • Ada teman berbagi dalam susah dan senang Mewujudkan pengembangan dan penguasaan aspek-aspek sosial melalui berbagai materi yang dipelajari di MTs Pengaruh pemilihan karir ditentukan oleh aspek-aspek pribadi dan sosial berikut ini • Perbedaan jenis kelamin • Intelegensi dan bakat khusus • Minat • Kepribadian • Latar belakang keluargan dan status ekonomi Inginkah kamu sukses?apa itu sukses? Sukses berasal dari 4 huruf S : Saya U : Usaha K : Karena S : Saya E : Enggan S : Sengsara Yang berarti sukses adalah keberhasilan hidup dan kuncinya adalah kebiasaan baik, yang dapat membawa keberhasilan.Kita singkirkan pengaruh negatif kehidupan, sebaliknya segera kita tiru dan kita laksanakan pengaruh-pengaruh positif. Yang sangat berperan penting dalam kesuksesan adalah belajar efektik, cara belajar efektif adalah sebagai berikut : 1. Belajar di sekolah Hal-hal yang harus dilakkan adalah sebagai berikut : • Terbuka menerima keberadaan guru dan mata pelajarannya • Penuh minat dan perhatian • Agresif/dinamis : selalu ingin tau dan ingin maju 2. Belajar di rumah Hal –hal yang perlu diperhatikan adalah sebagi berikut : • Pilih waktu dan tempat yang tepat • Buatlah ringkasan • Lakukan tanya jawab dengan teman sebaya 3. Belajar kelompok Hal-hal yang diperlukan dalam belajar kelompok adalah sebagai berikut : • Anggota keloompok antara 3-4 orang • Tempat dapat bergantian dari satu anggota ke anggota yang lain • Batlah perjanjian bersama misalnya tidak boleh menonton vcd atau tv pada saat belajar kelompok Mewujudkan pengembangan dan pemanfaatan aspek sosial dalam mempersiapkan karir Setiap pekerjaan biasanya menuntut pendidikan yang harus ditempuh sebagai prasarat minimal. Contoh seorang pekerja pabrik mungkin hanya menuntut pendidikan lulusan SMP atau SMA , tetapi pekerja profesional seperti dokter, pengacara, guru, tidak cukup lulusan SMA. DiIndonesia ada ketentuan bahwa setiap pekerjaan, prasarat minimal adalah lulusan SMP karena kebijakan pemerintah tentang kebijakan dasar sembilan tahun. Sebutkan minimal 10 jenis pekerjaan yang ananda ketahui yang ada di lingkungan anada dan isilah keterangan sesuai dengan kolom yang tersedia No Jenis Pekerjaan Latar belakang sekolah minimal Pengembangan diri adalah mengembangkan, mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan dengan memerhatikan kondisi lingkungan tempat kita berada. Hal yang harus dikembangkan dan diekspresikan berkaitan dengan pengembangan diri a. Bakat Bakat adalah anugerah Tuhan yang dibawa manusia sejak lahir berupa potensi dasar(Dr Sayekti, M.Pd.1993) b. Minat Minat adalah kecenderungan seseorang terhadap sesuatu yang ia sukai (m Surya, 1975) c. Prestasi Prestasi adalah keberhasilan yang diraih seseorang dalam mengikuti kompetensi atau persaingan di bidang tertentu Contoh pengembangan diri 1. Dalam lingkungan keluarga • Belajar rutin, menjaga kebersihan rumah dan kesehatan • Membantu pekerjaan orang tua dengan ikhlas • Membimbing anak dalam belajar 2. Dalam lingkungan sekolah • Membentuk kelompok belajar • Diskusi di kelas • Bertanya kepada guru apabila ada yang tidak dimengerti • Melerai teman yang bertengkar • Menolong teman yang kesusahan 3. Pengembangan diri di masyarakat • Menjenguk teman yang sakit • Belajar tampil di panggung pada acara HUT RI • Ikut gotong royong TP : 7 Ringkasan materi Konsep dan contoh-contoh kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi Seseorang yang memiliki EQ yang tinggi kemungkinan akan sukses dalam menjalani kehidupannya, baik kehidupan sosial maupun ekonominya. Mengapa demikian? Karna orang yang mampu mengenali perasaannya sendiri, memahami orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi, dan berhubungan baik dengan orang lain, ia akan selalu berhati-hati dalam berbuat, tidak pernah putus asa, da selalu berbagi perasaan dengan orang lain. EQ menurut Daniel Godman, dikembangakan menjadi 5 kategori, yaitu • Kesadaran diri • Pengaturan diri • Motivasi • Empati • Keterampilan sosial Contoh-contoh tentang sikap yang seharusnya diambil dalam kehidupan mandiri emosional, sosial, ekonomi Setiap orang mempunyai waktu yang sama yaitu 24 jam, yang tidak sama adalah penggunaannya efektif atau tidak. Ciri-ciri orang yang menggunakan waktu efektif adalah: • Selalu bekerja dengan rencana dan tujuan yang jelas • Tidak menggunakan waktu untuk hal-hal yang negatif • Tidak memaksakan diri jika sedang lelah atau sakit • Menyempatkan waktu untuk istirahat dan olahraga • Hampir selalu tepat waktu dalam segala hal • Tidak melalaikan ibadah Cara mensiasati waktu • Atur jadwal dengan agenda • Mencatat setiap janji yang dibuat • Buka dan periksa agenda setiap pagi dan malam • Jangan menunda-nunda pekerjaan • Kerjakan pekerjaan dengan skala prioritas • Letakkan jam duduk di meja belajar • Katakan “tidak” bila ada yang mengajak pada saat tidak tepat Cara-cara bersikap dalam hubungan sosial berkenaan dengan kehidupan secara sosial dan ekonomi Buatlah catatan kegiatan harian dari kegiatan yang suda dilaksanakan No Hari,tanggal Kegiatan positif yang dilaksanakan Hasil RINGKASAN MATERI KELAS IX TP : 1 Ringkasan materi Pokok-pokok ajaran agama Meningkatkan keimanan dengan cara 1. Hati yag bersih 2. Lidah yang jujur 3. Jiwa yang tentram 4. Akhlak yang lurus 5. Telinga selalu mendengar dan mata selalu melihat Implementasi ajaran agama dalalam kehidupan sehari-hari Manusia sebagai mahluk Tuhan Yang Maha Esa mempunyai kelebihan dan kekurangan. Orang yang melihat perimbangan ini akan senantiasa beruntung dan bersyukur. Sabar adalah menahan diri dalam rangka proses mencapai tujuan, sikap sabar tercermin dalam 3 hal 1. Sabar dalam berbuat 2. Sabar dalam menderita 3. Sabar dalam menahan marah Manfaat yang diambil dari sikap sabar adalah 1. Memiliki pertahanan diri yang baik 2. Tidak memperpanjang masalah 3. Dapat menunjukan kelebihan yang dimiliki sebagai perimbangan kekurangan diri 4. Banyak teman 5. Memperoleh kesuksesan 6. Mentalnya kuat 7. Tahan uji Ketika diejek teman karena berasal dari keluarga kurang mampu, sikap yang seharusnya dilakukan adalah 1. Menahan marah 2. Menerima kenyataan keadaan keluarga dalam kesusahan 3. Keluarga dalam kesulitan 4. Tidak dendam atas tindakan teman yang mengejek Implementasi ajaran agama dalam belajar Prilaku efektif adalah prilaku yang sesuai dengan apa yang diharapkan oleh individu maupun oleh lingkungannya sehingga prilaku tersebut bermakna bagi individu tersebut dalam menyelesaikan diri terhadap lingkunggannya Dalam hal belajar pribadi efektif adalah pribadi yang sanggup memperhitungkan diri, waktu dan tenaga dalam belajar.Perilaku yang efektif adalah prilaku seseorang yang senantiasa berudaha melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi dirinya maupun lingkungannya. Motivasi belajar adalah kekuatan dalam diri individu yang mendorong untuk melaksanakansuatu tindakan untuk mengetahui pengetahuan dan berbagai kecakapan, keterampilan dan sikap sehingga terjadi perubahan tingkahlaku yang disebabkan oleh pengalaman Peran motivasi belajar 1. Motivasi menentukan hasil belajar 2. Memperjelas tujuan belajar 3. Motivasi menentukan ketekunan belajar Cara meningkatkan motivasi belajar 1. Menumbuhkan usaha dan keinginan berhasil, karya usaha dan berkarya adalah kewajiban manusia sebagai hamba Allah SWT 2. Mengkaitkan belajar dengan kebutuhan 3. Mengkaitkan belajar dengan harapan dan cita-cita masa depan 4. Melaksanakan kegiatan belajar dengan motivasi • Belajar kelompok • Membuat ringkasan • Mendengarkan musik • Menonton televisi 5. Lingkungan kondusif TP : 2 Ringkasan materi Contoh-contoh penerimaan terhadap perubahan fisik dan psikis remaja Masa remaja banyak mengalami perubahan , baik psikis maupun fisik, perubahan ini banyak menimbulkan berbagai akibat yang banyak berpengaruh dalam kehidupan remaja. Oleh karena itu kehidupan pada masa remaja ini merupakan kehidupan romantis yang dihiasi dengan suka duka. Periodiasi remaja 1. Awal remaja, sia 12-14 tahun 2. Pertengahan remaja, sia 14-16 tahun 3. Akhir remaja, usia 16-21 Perkebangan biologis remaja 1. Tinggi dan berat badan 2. Proporsi badan dan bentuk badan 3. Kulit dan rambut 4. Berfungsinya kelenjar kelamin Perkembangan psikologis 1. Makin mampu untuk mengadakan generalisasi/melihat keseluruhan saling berkaitan 2. Makin dapat melihat hubungan satu dengan yang lain 3. Mampu mengadakan pembicaraan intelek 4. Mampu berfikir secara abstrak sehingga dapat untuk belajar berbagai ilmu pengetahuan Tugas perkembangan remaja 1. Menerima keadaan diri 2. Membentuk hubungan teman sebaya secara dewasa 3. Mengembangkan kemampan diri sendiri 4. Mengembangkan tanggung jawab sosial 5. Mengembangkan kemampuan dan keterampilan intelektual 6. Mempersiapkan pisik dan psikis untuk berkeluarga 7. Mencapai nilai-nilai kedewasaan Pada remaja perubahan fisik dan psikis yang menonjol, hal ini dapat mengakibatkan perubahan sikap, nilai dan prilaku. Pada masa ini remaja cenderung peduli pada penampilan dan kerapihan dirinya dan mulai membentuk kelompok atau geng. Pada masa remaja perubahan fisik mengalami pertumbuhan yang cepat. Faktor-faktor yang mempengaruhinya adalah 1. Kesehatan dan gizi 2. Bentuk tubuh 3. Ketegangan emosional Disamping perkembangan fisik diatas, masa remaja juga ada bahaya fisik yang menghambat hubungan dengan lingkungan sekitar 1. Penyakit 2. Kegemukan 3. Bentuk tubuh yang tidak sesuai 4. Kecelakaan 5. Ketidakmampuan fisik 6. Kecanggungan 7. Kesederhanaan/kurang mampu secara ekonomi Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi perubahan fisik dan psikis sehingga terjalin hubungan harmonis 1. Menerima dengan lapang dada semua perubahan fisik yang menggangg jika itu permanen 2. Berusaha mencari jalan keluar agar fisik dan psikis tidak menghambat hubungan sosial misal ke dokter 3. Menutupi semua kekurangan dengan kelebihan yang ada pada diri kita 4. Keluarkan semua potensi positif yang ada dalam diri kita 5. Menanamkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa Pengembangan pengaruh positif dan menghindari pengaruh negatif perubahan negatif perubahan fisik terhadap hubungan sosial dan belajar Cara menjaga kebersihan diri 1. Mandi secara teratur dengan menggunakan air bersih dan sabun 2. Tangan harus dicuci sebelum makan, sebelum meniapkan makan&minum, sesudah BAB dan BAK 3. Kuku digunting pendek dan bersih 4. Kaki perlu dirawat dengan baik dan teratur 5. Pakaian diganti setiap habis mandi Cara menjaga kebersihan lingkungan 1. Rumah harus sehat dan terpelihara 2. Hewan peliharaan tidak berkeliaran di dalam rumah 3. Menyediakan tempat sampah tertutup dan buang sampah pada tempatnya 4. Jaga kebersihan air 5. Hindari genangan air di dalam rumah 6. Air limbah harus lancar alirannya Menjaga kesehatan pribadi 1. Menghindari merokok 2. Hindari minum-minuman keras 3. Tidak begadang yang tidak ada gunanya Belajar adalah kegiatan yang dilakukan secara sadar agar dapat mengetahui dan dapat melakukan sesuatu Peran aktif yang di perlukan dalam belajar adalah sebagai berikut : 1. Peran aktif siswa dalam proses belajar mangajar secara tatap muka • Memperhatikan penjelasan guru dengan sungguh-sungguh • Mencatat hal-hal yang penting • Menjawab pertanyaan yang diajukan guru • Mengajuan pertanyaan apabila ada hal-hal yang belum di pahami • Memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya 2. Peran aktif siswa dalam proses belajar mengajar secara berkelompok • Mempelajari dan memahami tugas yang diberikan guru dengan kelompok • Mengembangkan bahan yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok • Mendiskusikan tugas yang diberikan guru dalam kelompok • Aktif berperan dalam memberikan pendapat dan menarik kesimpulan • Turut bertanggungjawab akan hasil kerja kelompok 3. Peran aktif dalam proses belajar mengajar secara perorangan • Mempelajari dan memahami tugas yang diberikan oleh guru • Memanfaatkan buku sumber dari perpstakaan • Bertanya pada guru soal materi tugas yang belum di pahami • Mengkonsentrasikan diri dalam belajar • Memperbanyak latihan soal • Mengatur waktu agar kegiatan belajar tidak menjenuhkan • Membuat jadwal belajar dan latihan Cara-cara mengatasi kesulitan yang terjadi akibat rendah diri dalam pergaulan • Mengenal diri : kelebihan dan kekurangannya • Menghargai diri sendiri • Kompensasdi yaitu usaha untuk menutupi kekurangan atau kegagalannya TP : 3 Ringkasan materi Pola hubungan sosial teman sebaya dalam peran pribadinya sebgai pria dan wanita Masa remaja banyak mengalami perubahan , baik psikis maupun fisik, perubahan ini banyak menimbulkan berbagai akibat yang banyak berpengaruh dalam kehidupan remaja. Oleh karena itu kehidupan pada masa remaja ini merupakan kehidupan romantis yang dihiasi dengan suka duka. Periodiasi remaja 1. Awal remaja, sia 12-14 tahun 2. Pertengahan remaja, sia 14-16 tahun 3. Akhir remaja, usia 16-21 Perkembangan biologis remaja 1. Tinggi dan berat badan 2. Proporsi badan dan bentuk badan 3. Kulit dan rambut 4. Berfungsinya kelenjar kelamin Perkembangan psikologis 1. Makin mampu untuk mengadakan generalisasi/melihat keseluruhan saling berkaitan 2. Makin dapat melihat hubungan satu dengan yang lain 3. Mampu mengadakan pembicaraan intelek 4. Mampu berfikir secara abstrak sehingga dapat untuk belajar berbagai ilmu pengetahuan Tugas perkembangan remaja 1. Menerima keadaan diri 2. Membentuk hubungan teman sebaya secara dewasa 3. Mengembangkan kemampan diri sendiri 4. Mengembangkan tanggung jawab sosial 5. Mengembangkan kemampuan dan keterampilan intelektual 6. Mempersiapkan pisik dan psikis untuk berkeluarga 7. Mencapai nilai-nilai kedewasaan Contoh-contoh pola hubungan teman sebaya pada remaja sebagai pria dan wanita Macam-macam sikap sosial 1. Sikap kompetisi/persaingan 2. Sikap kompormitas 3. Sikap menonjolkan diri 4. Sikap menentang kekuasaan 5. Sikapmenerima dan menolak, sikap terakhir ini akan banyak dipenagruhi berbagai faktor yaitu • Kesan pertama • Mempunyai penampilan menarik • Partisipasi sosial • Kemampuan bicara dan cerdas • Kesehatan • Pola kepribadian Remaja dan percintaan Perkembangan percintaan remaja melalui beberapa tahap 1. Krush : Percintaan yang diwujudkan dengan saling membenci 2. Hero-worshipping : Perasaan cinta yang belum stabil 3. Boy crazy dan girl crazy : Perasaan cinta yang mulai stabil 4. Puppy love : Cinta monyet 5. Romantic love : Rasa cinta yang stabil TP : 4 Ringkasan materi Contoh-contoh tatakrama bergaul di lingkungan masyarakat Tata krama adalah • Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan • Krama berarti sopan, santun, kelakuan, tindakan,perbuatan Jadi yang dimaksud dengan tatakrama adalah kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antara manusia setempat Dasar etika 1. Bersikap sopan dan ramah kepada siapa saja 2. Memberi perhatian kepada orang lain 3. Berusaha menjaga perasaan orang lain 4. Bersikap ingin membantu 5. Memiliki rasa toleransi yang tinggi 6. Dapat menguasai diri dan mengendalikan emosi Manfaat etika 1. Membuat kita menjadi disegani, dihormati, di senangi orang lain 2. Memudahkan hubungan baik dengan orang lain 3. Mempunyai keyakinan diri 4. Dapat memelihara suasana baik Praktek tatacara bergaul dalam kehidupan sehari-hari Ciri individu yang mempunyai tata krama 1. Memiliki rasa percaya diri ketika menghadapi masyarakat 2. Tingkahlaku dan ucapan selalu mempertimbangkan perasaan orang lain 3. Selalu bersikap ramah, sopan, menyenangkan 4. Bisa menguasai diri sendiri/tidak menyinggung orang lain 5. Selalu berusaha tidak mengecewakan Cara-cara mengatasi kesulitan dalam bergaul 1. Tata krama berbicara • Siapa yang diajak bicara • Kalimat yang di gunakan • Tempat pembicaraan di lakukan • Sikap berbicara • Tata krama berbicara 2. Tata Krama pergaulan • Siapa yang di hadapi? • Di mana pergaulan itu berlangsung • Bagaimana cara bersikap 3. Tata krama penampilan • Kesederhanaan, rapi, pantas dan bersahaja • Cara berpakaian yang di sesuaikan dengan waktu dan tempat TP : 5 Ringkasan materi Menciptakan kreativitas dalam berfikir dan bertindak Langkah menumbuhkan kreatifitas • Melatih sikap mental kreatif • Menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan kreatif • Memperluas khasanah pengetahuan Cara-cara membangun sikap optimisme Langkah membangun optimisme • Memulai hari dengan semangat baru • Pikirkan alternatif penyelesaian masalah • Dekati topik yang memberikan pandangan positif • Memotivasi diri • Hindari menyamaratakan kondisi • Hindari membesar-besarkan masalah • Pikirkan hal yang berlawanan • Hindari prediksi negatif • Fokus pada tujuan Rencana adalah sebuah cita-cita, keinginan, yang akan dicapai dalam kehidupan ini. Agar bisa berhasil perlu usaha keras, tanpa usaha keras rencana tinggal rencana saja, hanya angan-angan kosong, tak akan ada manfaatnya.Misalkan kita mengangankan/bercita-cita ingin menjadi dokter,usaha keras kita adalah belajar.Setelah lulus dari MTs masuk SMA jurusan IPA dan masuk jurusan kedokteran ketika kuliah. Demi rencana tersebut maka di perlukan konsentrasi dalam belajar. Agar dapat berkonsentrasi dalam belajar maka diperlukan hal-hal sebagai berikut : 1. Pemilihan waktu yang tepat 2. Tempat yang tenang dan menyenangkan 3. Sarana belajar yang memadai Belajarlah di rumah setiap hari dengan cara sebagai berikut: 1. Mengulangi apa yang di terima di sekolah 2. Mempersiapkan bahan pelajaran yang akan dipelajari besok hari 3. Menjalin hubungan baik dengan semua komponen Membangun kebiasaan berfikir positif Peraturan adalah cara membangun norma masyarakat sebagai pedoman agar manusia hidup tertib dan teratur, jika tidak manusia akan bertindak sewenang-wenang tanpa kendali, sulit diatur. Peraturan dibuat oleh lembaga dan orang yang memiliki kewenangan, sehingga berhak mengatur sesuatu misalnya: • Pemerintah mengatur negara • Orang tua mengatur keluarga • Guru mengatur siswa • Individu mengatur dirinya asal tidak bertentangan dengan peraturan yang lain Manfaat peraturan a. Berguna untuk menjauhkan masyarakat dari bahaya b. Memberi batasan sehingga kebebasan dapat diatur c. Membantu orang menentukan sikap dan mengerti akibatnya bila dilanggar d. Menentukan batasan suatu hubungan Cara menyelesaikan konflik Dalam kehidupan sehari-hari sering kita temui aturan-aturan yang ada dalam masyarakat dan negara, baik itu lisan atapun tertulis. Aturan yang tertulis misalnya : tata tertib, hukum negara, hukum pidana, hukum perdata, dan undang-undang. Beberapa hal yang memunculkan konflik yaitu 1. Perbedaan pendapat 2. Perbedaan kepentingan 3. Perbedaan pengetahuan 4. Perbedaan sudut pandang 5. Perbedaan asal Ditinjau dari lawan konflik, konflik bisa terjadi antara 1. Individu dengan dirinya 2. Individu dengan individu 3. Individu dengan kelompok 4. Kelompok dengan kelompok Beberapa cara menyelesaikan konflik sebagai berikut 1. Menghindar apabila masalah itu tidak penting 2. Akomodasi: hubungan harmonis dengan menempatkan pendapat orang lain jika tidak terlalu penting 3. Memaksa : kadang-kadang bisa menjadi pilihan baik dalam menyelesaikan konflik 4. Kompromi : solusi dengan membutuhkan pengorbanan pihak yang berkonflik 5. Kolaborasi : semua pihak berusaha memenuhi semua kebutuhan orang yang berkonflik TP : 6 Ringkasan materi Meniti karir setelah MTs Pekerjaan adalah segala aktifitas yang di tekuni seseorang sesuai dengan prosesnya untuk mengembangkan karirnya Hakikat pekerjaan mempunyai dua norma 1. Norma positif Yaitu apabila pekerjaan dilaksanakan dengan cara yang benar dan memiliki tujuan yang baik 2. Norma negatif Yaitu apabila pekerjaan dilaksanakan dengan cara yang tidak benar atau dengan cara yang tidak benar Macam-macam pekerjaan adalah sebagai berikut: 1. PNS , terbagi dalam 18 kementrian yaitu • Pendidikan nasional • Pertahanan • Perhubungan • Kesehatan • Keuangan • Luar negeri • Kehutanan • Perdagangan • PU • Kalautan dan perikanan • Tenaga kerja dan transmigrasi • Perindustrian • Energi dan sumber daya mineral • Dalam negeri • Hukm dan HAM • Pertanian • Sosial 2. TNI/POLRI 3. BUMN, antara lain: • Bank milik pemerintah contohnya BNI, BRI dll • PLN • Pertamina • PT KAI • Pegadaian • PT POS • Asuransi misalnya bumi putra dan jiwasraya • Telkom 4. Profesional • Dokter • Psikolog • Pengacara • Notaris • Akuntan • Konsultan dll 5. Kontrak/honorer 6. Swasta 7. Buruh • Tukang kayu/ batu • Sopir/tukang becak • Buruh pabrik • Buruh tani • Buruh panggul • Buruh bangunan 8. Wiraswasta • Menjahit • Salon • Ternak • Budidaya tanaman/ikan hias • Bengkel • Percetakan • Perdagangan • Transportasi dll Bagaimana memilih pekerjaan? 1. Sesuaikan dengan minat, bakat dan kemampuan 2. Memiliki prospek yang menjanjikan Informasi SMA Pertimbangan melanjutkan sekolah 1. Ingin melanjutkan lagi atau ingin bekerja? SMA/MA : Dipersiapkan untuk melanjutkan ke jenjang Perguruan Tinggi SMK : Dipersiapkan untuk siap kerja 2. Prospek masa depan SMK : Pilihlah SMK yang dapat memberikan bukti atau jaminan bahwa alumnusnya di jamin masa depan karirnya atau mempunyai BKK yang dimaksudkan untuk membantu siswanya di terima di perusahaan-persahaan sesuai dengan keahlian SMA/MA : Pilihlah sekolah yang alumnusnya banyak di terima di PTN / lebih baik lagi PTN ternama 3. Biaya Harus dipertimbangkan kemampuan ekonomi orang tua jangan hanya sekedar mengejar gengsi 4. Bakat/minat Antara bakat dan minat harus sejalan Informasi SMK Berikut adalah tabel kelanjutan studi NO SEKOLAH LANJUTAN PROGRAM STUDI/KEAHLIAN 1 SMA/MA 1. IPA 2. IPS 3. BAHASA 2 SMK 1. Bisnis • Akutansi • Sekretaris • Manajemen bisnis • Boga • Busana • Kecantikan • Pariwisata • Kesejahteraan keluarga 2. Sosial • Pekerja sosial 3. Seni • Kria rupa • Kria kayu • Kriya tekstil • Kria logam • Kriya kramik • Kriya kulit • Seni musik • Seni karawitan • Seni pendalangan • Seni teater daerah 4. Teknik • Teknik logam • Bangunan • Elektronika • Listrik • Otomotiv • Mesin tenaga • Kimia • Tekstil • Instrmentasi industri • Teknik pendinginan • Geologi tambang • Grafika • Teknik perkapalan • Kontruksi pesawat terbang • Kontrksi bagian pesawat terbang • Perlengkapan pesawat terbang • Pemeliharaan pesawat terbang • Kelistrikan pesawat terbang 5. Pertanian • Teknologi hasil pertanian • Agronomi • Usaha tani terpadu • Mekanisme pertanian • Perikannan • Peternakan 6. Pariwisata • Pariwisata 7. Kesehatan • Farmasi • Keperawatan Informasi kursus keterampilan Jenis kursus yang dapat dijadikan tempat penyaluran bakat dan minat antara lain : • Elektronik • Otomotif • Salon • Las • Musik • Menjahit • Stir mobil • Budaya tanaman hias • Ternak Informasi PSB Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memilih sekolah lanjutan 1. Kemampuan 2. Kesehatan 3. Finansial 4. Motivasi Hambatan-hambatan yang mungkin timbul 1. Kepandaian 2. Biaya/finansial 3. Kesehatan dan fisik Cara pemecahan hambatan 1. Mulai sekarang harus rajin belajar 2. Jika diperlukan bisa mengadakan belajar tambahan diluar jam pelajaran 3. Harus mempunyai target, kelak akan melanjutkan kemana setelah tamat dari mts 4. Harus punya slogan lulus dengan nilai terbaik, dengan nilai yang baik akan mudah masuk SMA/SMK manapun 5. Jangan punya prinsip yang penting lulus 6. Mempunyai sekolah lanjutan alternatif untuk menjaga jika tidak diterima di sekolah pilihan pertama TP : 7 Ringkasan materi Pentingnya belajar tepat waktu Menyiasati agar kita memiliki kebiasaan bekerja tepat waktu adalah sebagai berikut : 1. Anggaplah bahwa semua pekerjaan itu perlu 2. Ingat bahwa kesempatan tidak akan datang 2 kali 3. Selalu mejaga kepercayaan 4. Efisiensi 5. Ritme kerja 6. Mengurangi masalah 7. Ketenagaan 8. Menunjukkan 9. Priorotas utama 10. Kebanggaan Langkah-langkah belajar efektif dan efisien adalah mengetahui 1. Diri sendiri 2. Kemampuan belajar 3. Proses yang berhasil di gunakan 4. Minat Unsur –unsur belajar efektif dan efisien 1. Bangun alasan yang kuat mengapa kita harus belajar 2. Tumbuhkan minat terhadap pelajaran 3. Tekun hadir dan rajin di kelas 4. Belajar kelompok secara teratur 5. Belajar teratur dan terjadwal serta memiliki target 6. Pahamilah secara teratur dan terjadwal serta memiliki target 7. Seraplah informasi yang besar sejak dini 8. Konsentrasilah pada satu hal 9. Buatlah catan yang rapih dan menarik 10. Mengulang pelajaran Pentingnya menyusun rencana tahapan 1. Rencana jangka pendek 2. Rencana jangka menengah 3. Rencana jangka panjang Langkah meraih sukses Kunci sukses dalam kehidupan adalah sebagai berikut : 1. Sadar akan kekurangan dan kelebihan kita 2. Tidak takut untuk mencoba serta berani mengambil resiko 3. Terus memperbaiki kekurangan dan jangan cepat putus asa 4. Percaya bahwa kalau kita berusaha dengan baik dan dengan cara yang jujur, kita pasti bisa memenangkan permainan Keberhasilan dalam sukses dalam belajar didukung oleh beberapa faktor antara lain 1. Faktor internal • Fisik : Kesehatan • Pskis : Bakat, minat, sikap dan emosi 2. Faktor eksternal • Keluarga • Sekolah • Masyarakat • Teman sebaya Cara manghadapi kecemasan dalam menghadapi ujian 1. Kesiapan fisik 2. Menjaga kesehatan 3. Menyiapkan semua perlengkapan 4. Mempersiapkan tempat yang tepat 5. Datang tepat waktu 6. Berdoa Hal yang penting yang harus dilakukan sebelum belajar 1. Lengkapi segera semua catatan pelajaran di buku 2. Bereskan meja/kamar agar suasana rapi dan dapat berkontrasi 3. Buatlah jadwal dan target yang dipelajari 4. Hentikan semua kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan belajar 5. Konsentrasilah dalam belajar Wiraswasta, sebuah tantangan dan harapan Saaat ini perkerjaan sangatlah sulit dicari, kalaupun ada memerlukan berbagai persyaratan.Dalam menyingkapi kondisi ini, maka kita dapat melalakukan terobosan dengan menciptakan pekerjaan sendiri atau berwiraswasta dengan atau tanpa melibatkan orang lain, baik dibidang produksi atau pemasaran. Pekerjaan wiraswasta memerlukan sikap mental yang optimis dan kreatif. Berikut adalah langkah optimisme 1. Berfikir positif 2. Bertemanlah dengan orang-orang yang bergembira, bacalah buku yang membangkitkan semangat, arahkan fikiran untuk membantu orang lain 3. Bersiaplah menerima resiko 4. Lakukan rekreasi dan hiburan, menciptakan gairah menikmati hidup dengan tenang dan damai 5. Pelihara situasi antar sesama 6. Pupuklah jiwa religius 7. Senantiasa maju TP : 8 Ringkasan Materi Konsep dan contoh system etika dan nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi dan anggota masyarakat Motivasi untuk berprilaku sesuai dengan system etika dan nilai bagi pedoman sebagai pribadi dan masyarakat Contoh etika perkenalan 1. Pada waktu kenalan ucapkan namamu dengan jelas 2. Lakukan kontak individu dengan cara – Jabat tangan dalam waktu 3-4 detik, bisa juga dengan kedua tangan dikatupkan dan di tarik ke dada – Tersenyumlah – Tubuh sedikit dibungkukan Berikut hal yang harus diperhatikan dalam perkenalan 1. Orang yang lebih muda memperkenalkan kepada yang lebih tua 2. Soerang pria memperkenalkan kepada wanita 3. Wanita diperkenalkan kepada pria, bila pria itu adalah orang yang perlu dihormati seperti ulama 4. Hindari perkenalan di tempat ramai misalnya, lift, jalan raya dll Etika dalam percakapan 1. Ekspresi wajah : harus terlihat berseri-seri, jangan membuang wajah pada lawan bicara, tatap mata orang yang diajak bicara secara wajar, jangan memundukkan atau menengadahkan kepala. 2. Posisi badan : posisi harus berhadapan dengan orang yang menjadi lawan bicara, jangan berkacak pinggang, tangan disamping atau bersilang di depan Dilanjutkan dengan sosiodrama Cara-cara mewujudkan aspek-aspek sosial dalam system etika dan nilai-nilai bagi pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan warga negara serta penerapannya Berbagai upaya dapat dilakukan sebagai warga negara yang baik. Diantaranya adalah dengan berusaha sebagai berikut : 1.Berusaha kreatif dan inovatif 2. Belajar bertanggungjawab 3. Bekerja keras 4. Memanfaatkan sumber daya Norma-norma tingkah laku selaku pribadi, anggota masyarakat dan sebagi warga negara Nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan, pantas, berharga dan berpengaruh perilaku sosial orang-orang yang memiliki nilai tersebut Fungsi nilai 1. Petunjuk arah 2. Pemersatu 3. Pengawasan dengan adanya pengikat tertentu 4. Benteng perlindungan 5. Alat pendorong Macam-macam nilai sosial 1. Nilai sosial, dalam masyarakat tidak selalu sama, dimasyarakat satu baik belum tentu di masyarakat lain 2. Nilai material,Artinya segala sesuatu yang berguna bagi manusia 3. Nilai vital, artinya segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk malakukan aktivitas 4. Nilai kerohanian, artinya segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: