Contoh percakapan konseling

30 Apr

Guru BK = Konselor

Siswa   : Konseli

 

Contoh percakapan

Konseli            : Assalamu’alaikum

Konselor          : wa’alaikum salam

eh andi, silahkan duduk..ada yang bisa ibu bantu? (sambil memegang pundak)

Konseli            : ia, saya merasakan minder karna tompel saya

Konselor          : kenapa dengan tompel kamu, ada masalah?

Konseli            : ia bu, saya selalu di ketawakan, dicemooh karna tompel saya

Konselor          : siapa yang mencemooh kamu

Konseli            : geng potlot

Konselor          : siapa saja anggota geng potlot, berapa jumlahnya?

Konseli            : saya tidak mau menyebukan namanya, Cuma kalo anggotanya ada 5 orang

Konselor          : Cuma 5 orang? Teman andi di kelas semuanya berapa orang?

Konseli            : 40 orang mu

Konselor          : kalo geng potlot hanya 5 orang,berarti ada 35 orang yang tidak mencemooah       kamu

Konseli            : ia sih bu

Konselor          : berarti lebih banyak yang mencemooah atau lebih banyak yang tidak mencemooh tompel andi?

Konseli            : ya…lebih banyak yang tidak mencemooh sih bu…

Konselor          : pernah tidak anggota geng itu mengatakan langsung mencemooh tompel kamu?

Konseli            : tidak sih bu, hanya dari gerak gerik saja, mereka tidak suka dengan saya

Konselor          : berarti, apakah  itu hanya perasaan mu saja?

Konseli            : o…iya,….mungkin juga bu…

Konselor          : Andi, menurut andi, ada gak kelebihan andi ? mungkin dalam hal pelajaran?

Konseli            : Saya senang membuat puisi bu, bahkan saya pernah menang lomba waktu sd tingkat RT

Konseor           : ya…bagus, itu sangat baik sekali untuk andi kembangkan.kira-kira dengan kelebihan andi tadi ada gak yang bisa andi lakukan

Konseli            : o..ya bu, sebentar lg kan ada lomba puisi di acara maulid nabi yang diadakan osis, saya boleh iku gak?

Konselor          : tentu saja andi, sangat boleh. Kapan kamu mau mendaftarnya

Konseli            : besok bu

Konselor          : baiklah, selain rencana kamu mendaftar lomba puisi . apa lagi rencanamu untuk menepis perasaan bahwa orang lain selalu memperhatikan/mempermasalahkan tompel kamu?

Konseli            : saya akan memotong rambut saya supaya terlihat rapih dan saya akan bersikap wajar, dan tidak mempermasalahkan tompel saya

Konselor          : rencana yang bagus, kapan itu rencana itu akan dilaksanakan?

Konseli            : hari ini saya akan ke tukang cukur, supa besok penampilan saya sudah terlihat segar, dan saya tidak akan mempermasalahkan pandangan orang lain terhadap tompel saya

Konselor          : bagus…. , ibu bangga kamu dapat mengambil keputusan sendiri. Ada yang bisa ibu bantu lagi

Konseli            : tidak bu , cukup

Konselor          : ya…kalo ada yang ingin dibicarakan lagi, pintu bk selalu terbuka buat andi. Sekarang andi mau kemana?

Konseli            : mau ke kelas lg bu. Assalamu’alaikum

Konselor          : wa’alaikum salam

 

 

Ket         :

Attending atau percakapan di awal focus pembicaraan sangat penting, dengan tujuan si anak merasa nyaman sehingga dia akan tebuka mengemukakan masalahnya. Bila anak tidak mau bicara berarti attending kurang berhasil (harus ditingingkatkan lg) karna itu berarti anak belum percaya untuk mengemukakan masalahnya pada konselor, konselor harus berusaha meyakinkan banwa ia bisa dipercaya untuk memegang rahasia permasalah konseli.

 

Ciamis, 22 februari 2012

Di buat oleh :

Shilphy a octavia

Tanggal 22 feb 2012 pukul 08.00

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: